Katanya, kalau bentuk perut ibu hamil terlihat membulat, berarti janin dalam kandungan Ibu berjenis kelamin perempuan. Sementara, bila bentuk perut Ibu terlihat turun, berarti Ibu mengandung bayi berjenis kelamin laki-laki. Sebagai orang yang tinggal di Indonesia, mungkin Ibu pernah ya mendengar hal ini? Tapi, sebenarnya anggapan ini termasuk mitos atau fakta ya, Bu? Ketahui jawabannya lewat ulasan berikut, yuk!
Mengetahui jenis kelamin bayi yang dikandungnya menjadi bagian yang paling ditunggu-tunggu oleh para ibu hamil. Beberapa ibu hamil sangat ingin mengetahui jenis kelamin si kecil. Namun ada pula yang ingin tetap merahasiakannya hingga lahir.Beberapa mitos mengungkapkan bentuk perut ibu hamil yang mencerminkan jenis kelamin.
Ada beberapa cara yang bisa Bunda lakukan untuk menebak jenis kelamin bayi tanpa melakukan USG. Beberapa di antaranya adalah seperti berikut ini:
1. Detak Jantung Janin
Jika jantung bayi berdetak lebih dari 140 denyut per menit, kemungkinan bayi yang Bunda kandung adalah perempuan. Pengukuran detak jantung sebaiknya dilakukan di trimester akhir. Ini karena jantung bayi biasanya memang berdenyut lebih cepat pada trimester awal atau hingga minggu ke-28 kehamilan. Penelitian yang dilakukan pada tahun 1999 menunjukkan bahwa beberapa saat sebelum kelahiran, detak jantung bayi perempuan cenderung lebih cepat dibandingkan bayi laki-laki.
2. Nafsu Makan Bunda
Penelitian menunjukkan bahwa seorang ibu yang mengandung bayi laki-laki cenderung makan lebih banyak dibandingkan yang mengandung bayi perempuan. Tak heran kalau bayi laki-laki biasanya terlahir dengan berat badan lebih tinggi. Hal ini bisa menjadi patokan Bunda dalam menebak jenis kelamin si Kecil. Apabila nafsu makan Bunda meningkat pesat selama kehamilan, bisa jadi bayi dalam kandungan Bunda berjenis kelamin laki-laki.
3. Mual Sepanjang Hari Tanda Hamil Anak Perempuan
Mual yang dialami ibu hamil biasanya hanya berlangsung di pagi hari. Bila Bunda mengalami mual sepanjang hari, bayi yang Bunda kandung mungkin berjenis kelamin perempuan. Tingkat hormon hCG yang memicu masalah mual cenderung lebih tinggi pada ibu yang mengandung bayi perempuan. Tentu saja ciri ini tidak selalu akurat dalam menunjukkan jenis kelamin bayi yang Bunda kandung.
Ketiga ciri di atas merupakan ciri-ciri hamil bayi laki-laki yang akurat dan didukung secara tidak langsung oleh pengetahuan, walaupun memang keakuratannya belum diuji secara ilmiah.
No comments:
Post a Comment