Wednesday, December 12, 2018

Manfaat Program Keluarga Berencana

Program KB adalah bagian yang terpadu (integral) dalam program pembangunan nasional dan bertujuan untuk menciptakan kesejahteraan ekonomi, spiritual dan sosial budaya penduduk Indonesia agar dapat dicapai keseimbangan yang baik dengan kemampuan produksi nasional.

Karena Keluarga Berencana adalah suatu program pemerintah yang dirancang untuk menyeimbangkan antara kebutuhan dan jumlah penduduk, maka dari itu program KB ini diharapkan menerima Norma Keluarga Kecil Bahagia dan Sejahtera (NKKBS) yang berorientasi pada pertumbuhan yang seimbang.

1. Menghargai hak ibu untuk mengontrol kesuburan
Meski mengasuh dan membesarkan anak adalah tanggung jawab pasangan suami-istri, tapi kehidupan ibulah yang paling dipengaruhi dengan datangnya buah hati. Setidaknya selama 2 tahun setelah melahirkan, ibu harus fokus dalam memberikan ASI, membesarkan anak, dan mengadakan penyesuaian dengan perubahan tubuhnya.

Dengan melakukan kontrasepsi, kehamilan bisa diatur dengan lebih baik. Ibu bisa berkarya sesuai keinginannya, baik sebagai ibu rumah tangga, ibu bekerja, atau menempuh pendidikan lebih lanjut. Ingat, mengontrol kesuburan dan kehamilan adalah hak ibu.

2. Melindungi ibu dari gangguan kesehatan reproduksi
Kehamilan pada usia yang terlalu muda, terlalu tua, atau kehamilan yang jaraknya terlalu dekat merupakan kehamilan berisiko. Ibu hamil berisiko mengalami penyulit selama kehamilan, seperti hipertensi, keracunan kehamilan (preeklamsia), persalinan prematur, dan sebagainya.

Dengan melakukan program KB, kehamilan dapat direncanakan dengan lebih baik sehingga risiko gangguan reproduksi pada ibu dapat dihindari. Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan bahwa ada 100.000 kematian ibu yang bisa dicegah tiap tahunnya, jika pasangan suami-istri menggunakan kontrasepsi dengan baik.

3. Melindungi anak dari gangguan tumbuh kembang dan gangguan kesehatan
Hamil sebelum usia 21 tahun atau setelah usia 35 tahun tanpa persiapan yang matang, atau kehamilan yang jaraknya berdekatan, tak hanya berbahaya bagi ibu, tapi juga bagi bayi yang dikandungnya. Bayi menjadi berisiko tinggi mengalami kelahiran prematur, berat lahir di bawah normal, gangguan tumbuh kembang, masalah pernapasan, retardasi mental, dan masih banyak lagi.

4. Menurunkan risiko kanker
Beberapa jenis kontrasepsi dapat menurunkan risiko kanker tertentu. Metode kontrasepsi hormonal gabungan estrogen dan progesteron dapat menurunkan risiko kanker indung telur dan kanker endometrium. Selain itu, kontrasepsi yang mengandung progesteron saja bisa menurunkan risiko mioma di rahim.

5. Menyusutkan risiko penyakit radang panggul
Penyakit radang panggul merupakan penyakit infeksi yang menyerang rahim dan saluran kandungan wanita. Sering kali penyakit ini tak bergejala, tetapi mengakibatkan gangguan kesuburan. Kontrasepsi jenis implant (susuk) dan sterilisasi (tubektomi) bisa melindungi wanita dari penyakit radang panggul.

6. Menjaga kesehatan jiwa
Data membuktikan bahwa kasus depresi pasca melahirkan dan psikosis (halusinasi dan waham) lebih banyak dialami oleh ayah atau ibu yang memiliki anak dalam jarak terlalu dekat. Dengan mengatur kehamilan melalui program Keluarga Berencana, ayah dan ibu bisa lebih siap mempersiapkan kehamilan dan menyambut buah hati sehingga kesehatan jiwanya terjaga lebih baik.

Nah, melihat dari berbagai manfaat yang akan anda dapatkan dari program KB ini, ada baiknya kalau anda dan pasangan segera berkonsultasi dengan dokter untuk merancang masa depan anda dan keluarga lebih baik lagi.

No comments:

Post a Comment

Pemulihan Pasca Melahirkan

Melahirkan adalah proses fisiologis normal, tapi selama beberapa hari dan minggu setelah kelahiran bayi, tubuh Anda memerlukan waktu untuk ...