Wednesday, December 12, 2018

Hindari Kontak Langsung Dengan kucing Bagi ibu Hamil

Bagi pecinta kucing, mungkin akan mengalami kekhawatiran saat sedang hamil. Hal ini berkaitan karena banyak anggapan memelihara kucing itu berbahaya saat hamil.

Kucing adalah sumber utama dari penyebaran parasit Toxoplasma gondii (T. gondii), yaitu organisme yang bisa menyebabkan penyakit toksoplasmosis Waspadai Kontak dengan Tinja Kucing Ini bisa terjadi ketika kucing memakan mangsanya yang sudah terinfeksi T. gondii. Organisme yang menyerang sel di usus kucing akan membentuk sel ookista, yakni bentuk awal kehidupan parasit yang belum matang dan masih terbungkus oleh selubung berdinding tebal. Kucing akan membuang sel-sel tersebut lewat tinja, kemudian tersimpan di tanah atau tempat membuang tinja, seperti bak pasir atau kandang.

Sebenarnya tidak masalah berada di sekitar kucing, bahkan memelihara kucing saat hamil. Tapi, kamu harus berhati-hati saat membersihkan kandangnya. Tinja kucing, termasuk tanah atau pasir tempat membuang tinja, bisa menyebabkan toksoplasmosis. Pastikan juga tubuh kucing rajin dibersihkan.

Toksoplasmosis dapat menyebabkan kematian atau cacat lahir pada janin ketika ibu hamil terkena infeksi. Untuk memastikan infeksi atau efek pada janin, dapat dilakukan pemeriksaan ultrasound (USG). Parasit yang sangat berbahaya ini akan melewati plasenta dan menularkan infeksi pada janin, sehingga bisa mengalami gangguan pada mata, otak, jantung, paru-paru, dan meningkatkan risiko keguguran.  Hal ini lebih sering ditemukan pada kucing liar yang mendapatkan makanan di luar seperti makan tikus atau tikus yang terkontaminasi. Bersentuhan atau membuang kotoran kucing dapat membuat Anda terkena parasit yang menyebabkan toksoplasmosis. Meskipun demikian, kucing bukan satu satunya penyebab toksoplasmosis karena daging mentah atau sayuran yang tidak dicuci akan menyebabkan toksoplasmosis.

Apabila seorang wanita terinfeksi toksoplasmosis selama kehamilannya, bayinya beresiko terinfeksi juga. Sekitar 40 persen bayi dari ibu yang terinfeksi toksoplasmosis selama kehamilan akan mengalami infeksi yang serius. Pengaruh dari toksoplasmosis yang ringan akan menganggu kesehatan ibu hamil dan juga  menyebabkan keguguran, cacat bawaan, kerusakan pada mata, otak, atau masalah lainnya pada janin. Bagi anda yang memiliki kucing, selama kehamilan anda dapat mencegahnya dengan cara menghindari kontak langsung dengan kucing terutama yang bersentuhan langsung dengan kotoran kucing . 

Berikut adalah langkah-langkah yang bisa anda ambil untuk menjaga kesehatan anda dan janin selama kehamilan : 
1.  Jangan bersentuhan atau membuang kotoran kucing ketika anda sedang hamil, sebaiknya bagi anda yang sedang hamil membersihkan kandang kucing atau kotoran dengan meminta bantuan orang lain. Apabila anda terpaksa melakukannya sendiri, gunakan sarung tangan dan masker kemudian mencuci tangan dengan sabun dan air ketika anda selesai membersihkan kandang atau membuang kotoran kucing. Membersihkan kandang kucing secara teratur akan menghindari anda dari kemungkinan resiko infeksi. 
2.  Sebaiknya anda memperhatikan makanan kucing peliharaan anda, kucing yang mendapatkan makana dari makanan khusus kucing yang dikemas akan mengurangi resiko toksoplasmosis ketimbang dengan kucing yang sering makan daging mentah yang mengandung parasit pembawa penyakit toksoplasmosis. Selain itu kucing yang makan tikus atau binatang lainnya beresiko lebih tinggi menyebabkan toksoplasmosis berkembang di dalam tubuhnya. 
3.  Jauhkan kucing anda di dalam ruangan keluarga atau ruangan pribadi (seperti ruangan kerja dan kamar tidur anda). Toksoplasmosis dapat disebarkan melalui lingkungan luar, seperti halaman atau taman sehingga kucing yang menghabiskan waktu bermainnya di tempat tersebut beresiko tinggi untuk menderita toksoplasmosis.  . 
4.  Jangan memilih kucing baru yang berasal dari kucing liar selama kehamilan anda karena anda  tidak pernah tahu resiko yang akan dikembangkan di tempat tinggal anda. Ada baiknya menahan keinginan anda untuk kesehatan anda dan perkembangan bayi . 
5. Selalu mencuci tangan dengan menggunakan sabun ketika anda selesai melakukan aktifitas. Mencuci tangan tidak saja ketika akan mengkonsumsi makanan, hal ini dikarenakan anda tidak akan pernah tahu gerakan refleks yang berhubungan dengan mulut dan hidung anda yang akan menginfeksi penyakit termasuk Toksoplasmosis .

No comments:

Post a Comment

Pemulihan Pasca Melahirkan

Melahirkan adalah proses fisiologis normal, tapi selama beberapa hari dan minggu setelah kelahiran bayi, tubuh Anda memerlukan waktu untuk ...