Wednesday, December 12, 2018

Bijak Memahami Mitos Larangan ibu Hamil Menjahit

Mitos Ibu hamil tidak boleh menjahit kain, Mitos  adalah  pemikiran kebudayaan masyarakat tradisional yang masih saja dipercaya oleh masyarakat kita, terutama di pulau Jawa. Beberapa mitos bahkan dipercaya sebagai amanat dari nenek moyang mereka yang jika tidak ditaati akan menimbulkan karma yang diartikan sebagai bencana besar. Padahal jika dinalar dengan akal sehat, diteliti dari segi medis maupun dari segi aqidah, banyak mitos yang tidak berhubungan. Walaupun maksud dari nenek moyang semuanya adalah baik namun tidak semua dari nasihat atau pantangan kehamilan yang diberitahukan itu benar secara medis maupun ilmiah. Kebanyakan hanya berdasarkan mitos atau kepercayaan saja daripada kenyataannya. Tidak ada larangan khusus sesungguhnya bagi ibu hamil untuk menjahit. Namun, Anda tetap harus memperhatikan posisi tubuh dan stamina Anda dalam menjahit.

Saat hamil, janin dalam kandungan Anda memerlukan pasokan darah yang adekuat untuk menunjang perkembangannya. Hal ini bisa terhambat dengan posisi tubuh Anda yang tidak tepat, misalnya karena terlalu lama duduk menekuk kaki sambil membungkuk, seperti yang kerap dilakukan oleh orang yang sedang menjahit. Penggunaan celana atau pakaian yang tidak tepat (misalnya terlalu ketat) bisa semakin memperburuk kondisi ini. Penekanan berlebihan di area perut misalnya bila Anda menjahit dengan jarak yang terlalu dekat juga bisa menyebabkan sensasi tidak nyaman di perut Anda. Tidak lancarnya aliran darah ini di samping bisa mengganggu perkembangan janin, juga bisa menyebabkan kaki Anda membengkak, nyeri, hingga kebas (mati rasa).

Selain dari postur tubuh, kegiatan menggowes mesin jahit secara berulang-ulang juga dikhawatirkan bisa memicu kontraksi berlebihan, tidak hanya pada otot kaki, namun juga perut bagian bawah. Hal ini bukan tidak mungkin memicu kontraksi juga pada otot rahim Anda. Apabila kontraksi ini cukup kuat terjadi pada kehamilan yang masih muda (kurang dari 20 minggu), maka yang dikhawatirkan adalah terjadinya keguguran. Sedangkan, jika terjadi pada kehamilan yang usianya lebih tua, berpotensi juga memicu persalinan prematur.

Sebab itu, Anda sebaiknya perhatikan dengan baik aktifitas dan postur tubuh Anda, khususnya saat hamil ya.. Hindari dulu kegiatan yang terlalu melelahkan, terlebih dalam postur tubuh yang tidak tepat supaya tidak membahayakan kesehatan Anda dan juga janin dalam kandungan Anda.

No comments:

Post a Comment

Pemulihan Pasca Melahirkan

Melahirkan adalah proses fisiologis normal, tapi selama beberapa hari dan minggu setelah kelahiran bayi, tubuh Anda memerlukan waktu untuk ...